Minggu, 26 April 2020

SEJARAH HIACE DI INDINESIA - Sewa Hiace Tangerang

INFO HIACE TANGERANG 

Our Office : 
Harmans Transport Jl. Pondok Kacang Raya
Ciledug Tangerang

Whatsapp and Phone:
081210100273
Telepon -Fax : 081210100273(Office Hour) 

Sejarah Toyota HiAce, Dari Pikap Hingga Bisnis Tour dan Travel nan Ekonomis


Toyota HiAce akhirnya mendapatkan varian baru yang berasal dari generasi keenam. Penjualan HiAce Premio menandai sejarah Toyota HiAce selama lebih dari 50 tahun di Indonesia. Lalu, bagaimana perkembangan salah satu kendaraan pengangkut penumpang Toyota ini?

1. Generasi Pertama H10 (1967-1976)

Toyota HiAce merupakan van komersial ringan yang diproduksi dan pertama kali diluncurkan pada Oktober 1967. Kehadiran HiAce di Indonesia sudah dari generasi pertama yang masuk secara CKD untuk versi pick up yang sebagian dikonversi menjadi minibus oleh karoseri lokal.Dengan 4 pilihan mesin, rangka generasi pertama terbagi menjadi pikap, van 4 pintu dan 5 pintu. Semua varian memiliki dimensi panjang yang sama, yaitu 4.310 mm dengan beberapa pilihan mesin. Ada beberapa tipe mesin yang tersedia, seperti mesin bensin 1.35L bertenaga 69 dk, mesin 1.6L bertenaga 82 dk, serta tambahan mesin 1.8L yang diluncurkan tahun 1975.

2. Generasi Kedua H20, H30, H40 (1977-1981)

Sedangkan generasi kedua diluncurkan pada 1977 dengan bentuk boxy, dan tambahan mesin diesel 2.2 liter. Hanya di negara asalnya, model facelift mendapatkan lampu depan kotak. Populasi HiAce generasi kedua di Indonesia cukup banyak. Biasanya dalam bentuk pikap serta minibus yang dibuat oleh perusahaan karoseri lokal.
Setelah generasi ketiga diluncurkan pada tahun 1982, mobil ini masih diproduksi di beberapa pasar lainnya. Semua mobil hanya menggunakan mesin 2.2L empat silinder segaris bertenaga diesel, mesin depan dan pilihan penggerak roda belakang atau penggerak empat roda. 
Kedatangan pikap HiAce ke Indonesia bisa dibilang cukup terlambah. Konsumen di Indonesia mahal baru mendapatkan edisi pikap HiAce tahun 1982a. Sayangnya, penjualan yang kurang tinggi di Indonesia membuat versi truk diberhentikan pada 1985. Otomatis Toyota hanya bergantung pada truk Toyota Rino yang menjadi andalan di segmen kendaraan komersial.

3. Generasi Ketiga H50, H60, H70, H80, H90 (1982-1989)

Generasi ketiga HiAce yang diluncurkan 1982 tersedia dalam berbagai jarak sumbu roda. Versi van dan komuter diperbarui pada tahun 1989, dimana versi pikap tetap dijual sampai pertengahan 1995. Desain kabin untuk truk HiAce lebih besar, namun dengan styling depan yang jauh berbeda. 
Ada banyak pilihan dan varian yang diberikan untuk generasi ketiga. Misalnya van seri 50 menggunakan jarak sumbu roda pendek, seri 60 dengan dengan jarak sumbu roda yang lebih panjang, serta seri 70 dengan sumbu roda super panjang. Truk pikap menggunakan kode seri 80 dan 90.

4. Generasi Keempat H100 (1989-2004)

Setelah menghentikan produksi pikap, akhirnya HiAce hanya tersedia dalam bentuk Van dan Minibus atau Commuter untuk generasi keempat yang dipasarkan sejak 1990. Dengan kode H100, mesin yang digunakan bervariasi. Mulai dari 2.0L, 2.4L, 3.0L, hingga 3.4L turbodiesel V6 serta pilihan transmisi 4 percepatan otomatis dan 5 percepatan manual.
Di Jepang sendiri, HiAce hadir dengan versi mewah Super Lounge, varian penggerak empat roda, serta saudara kembar Reguisace. Generasi keempat bisa dibilang sebagai generasi yang sangat sukses dan laris manis di Australia.
Dijual di pasar Jepang antara 1995 hingga 2002, Granvia adalah van dengan posisi roda depan di bagian depan kursi pengemudi untuk keamanan yang lebih baik. Karena pengaturan keamanan yang lebih tinggi, model ini dijual sebagai kendaraan premium bersamaan dengan Grand HiAce dan Touring HiAce.

5. Generasi Kelima H200 (2005-2018)

Perubahan terbesar yang dilakukan pada generasi kelima Toyota HiAce adalah pemindahan tuas transmisi 5 percepatan dan otomatis 6 percepatan ke dasbor mobil. Pemindahan dilakukan untuk mempermudah gerak pengemudi. Semua model memiliki mesin 4 silinder DOHC, dengan varian bensin 1TR-FE 2.000 cc atau TR-FE 2.700 cc serta versi diesel 2KD-FTV 2.500 cc dan 1KD-FTV 3.000 D-4D.
Kali ini, HiAce masuk ke Indonesia setelah peluncuran perdananya di pameran Indonesia International Motor Show 2012. Mobil ini diimpor langsung dalam bentuk Completely Built UP (CBU) dan tersedia dalam dua tipe, High Grade (standar) dan High Grade Commuter yang lebih mewah. Versi Commuter masih dijual di Indonesia hingga saat ini.

6. Generasi Keenam H300 (2019-Sekarang)

Bertepatan dengan Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 lalu, Toyota memanjang generasi keenam yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia. Saat itu, Toyota mengungkapkan bahwa generasi keenam akan menjadi salah satu varian yang dijual di Indonesia, bernama Toyota HiAce Premio.
Dibuat untuk menyasar penumpang VIP, HiAce masih ditujukan untuk pelaku bisnis travel dan pariwisata. Tampilan yang lebih baru dengan aksen krom ditambah dengan Captain Seat membuat mobil ini semakin mewah serta tenaga yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. Saat ini, harga Toyota HiAce Premio dibanderol Rp516,6 jutaan OTR Jakarta.